Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kumpulan Motivasi Kehidupan

Iman
Salah satu cara menumbuhkan gairah dan semangat hidup adalah membaca atau mendengarkan cerita positif dari orang lain baik itu berasal dari pengalaman empiris ataupun sumber-sumber lain. Berikut beberapa Motivasi Kehidupan yang kami kutip dari beberapa sumber :

Satu Langkah Kedepan

Tetaplah bergerak maju, sekalipun lambat. Karena dalam keadaan tetap bergerak, anda menciptakan kemajuan. Adalah jauh lebih baik bergerak maju, sekalipun pelan, dari pada tidak bergerak sama sekali.

Dalam hidup kita sering merasa buntu hanya karena kita ingin mengambil satu langkah yang terlalu besar, langkah raksasa. Akibatnya, masalah kita jadi terlihat besar sekali, kompleks dan tak terselesaikan. Hasilnya, Anda hanya termenung dan tidak bergerak.

Sabar dan coba mundur sebentar. Perhatikan tantangan Anda. Tidakkah lebih memungkinkan bagi Anda untuk mengambil langkah-langkah pendek terus menerus, ketimbang berusaha menelan semua masalah sekaligus. Satu langkah kecil demi satu langkah kecil, asalkan Anda tidak berhenti, adalah cukup, karena Anda masih memiliki hari esok dan masih ingin bergerak maju. Dan bukan berhenti.

Kata bijak untuk kita
Saya telah mempelajari kehidupan pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka yang mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada di hadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat, dan kerja keras. (Harry S.Truman

Melawan Diri Sendiri

Kita merasa sedih bahkan stres apabila kita membandingkan dan mengukur diri kita dengan pencapaian orang lain. Jiwa yang merasa rendah dari kehidupan orang lain, sering membuat kita tidak fokus dengan kehidupan diri kita sendiri.

Kemenangan sejati bukanlah kemenangan atas orang lain. Namun, kemenangan atas diri sendiri. berpacu di jalur keberhasilan diri adalah pertandingan untuk mengalahkan rasa ketakutan, keengganan, keangkuhan, dan semua beban yang menghammbat diri di awal perjuangan.

Pemikiran ingin menguasai dan mengalahkan orang lain sama sekali tidak berguna. Karena motivasi tidak semestinya lahir dari rasa iri dan dengki. Keberhasilan sejati memberikan kebahagiaan yang sejati yakni ketenangan hidup, yang tidak mungkin diraih lewat cara-cara yang tidak baik.

Pelari yang berlari untuk mengalahkan pelari yang lain, akan tertinggal karena sibuk mengintip laju lawan-lawannya. Pelari yang berlari untuk memecahkan recordnya sendiri tak peduli apakah pelari lain akan menyusulnya atau tidak. Tak peduli dimana dan siapa lawan-lawannya. Ia mencurahkan seluruh perhatian demi perbaikan catatannya sendiri.

Ia bertanding dengan dirinya sendiri, bukan melawan orang lain. Karenanya, Ia tak perlu bermain curang. Keinginan untuk mengalahkan orang lain adalah awal dari kekalahan diri sendiri.

Pembaca Blog Sobat yang baik hati. Musuh yang paling berbahaya di muka bumi ini bukanlah orang lain melainkan diri kita sendiri. Yakni bagian diri kita yang selalu merasa paling benar dan paling baik. Sehingga setiap hari kita selalu sibuk menyalahkan dan menceritakan keburukan orang lain.

Untuk itu marilah kita sama-sama berjuang menghindari sifat dan tingkah laku yang tidak menguntungkan ini. Tetaplah fokus pada diri sendiri, pelajari setiap pengalaman, benahi, muda-mudahan kita akan sampai pada puncak kemenangan. Amiin...

Mempertahankan Hidup

Di depan para muridnya, seorang guru menceritakan pengalaman bertemu dengan seorang vateran prajurit mantan penerbang Perang Dunia II. Pada suatu hari,prajurit tersebut harus menerbangkan ratusan pekerja rodi dari Cina untuk menggarap proyek jalan lintas hutan di Myanmar.

Jarak tempuh penerbangan tersebut cukup jauh dan lama. Untuk menghilangkan kebosanan sekaligus memanfaatkan waktu luang, para pekerja itu bermain judi dengan kartu. Awalnya mereka bertaruh dengan uang dan harta yang melekat di badannya. Nah, semakin lama lantaran tidak ada lagi yang dipertaruhkan, mereka bertaruh dengan hidupnya. Yang kalah harus terjun ke luar pesawat tanpa menggunakan parasut.

Bayangkan! Alangkah mengerikan dan kejamnya mereka!, teriak seorang murid mendengar cerita tersebut. Memang benar, jawab Guru, Tapi dengan begitu justru permainan menjadi semakin asyik!

Kemudian Ia melanjutkan bicara, engkau baru bisa mensyukuri hidup bila pernah mempertaruhkannya.

Kata bijak untuk kita :
Urusan kita dalam kehidupan ini bukan untuk mendahului orang lain, tetapi untuk melampaui diri kita sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini. (Stuart B.Jhonson

Pentingnya Menjaga Kebeningan Hati

Satu-satunya yang tiada pernah berdusta adalah hati nurani. Sesungguhnya hati adalah taman Ilahi, Yang senantiasa harus selalu dijaga fitrahnya. Beruntunglah bagi siapapun yang selalu membersihkannya. Dan merugilah bagi siapapun yang mengotorinya.

Cermin diri ini adalah hati. Bila hati ini bersih, maka akan terpantul akhlak yang baik. Namun bila hati ini dikotori, dengan rasa iri, dengki, takabbur, riya, dan sum’ah, maka pasti akan timbul perbuatan buruk.

Tidak ada untungnya bagi Allah jika semua makhluk di dunia ini berbuat baik. Dan tidak ada ruginya bagi Allah jika manusia dan jin bergabung berbuat keburukan di bumi ini.

Karena sesungguhnya amal perbuatan itu akan kembali kepada pelakunya. Diri ini tiada pernah nistah dan hina kecuali sebab perbuatan diri kita sendiri. Diri ini akan mulia jika manusia gigih memperbaiki diri. Kunci hidup ini adalah perubahan, berubah kearah yang lebih baik.

Duhai pencinta kebeningan hati. Waspadalah pada kebusukan hati. Kembang-kembang hati ini hanyalah pengantar menuju mahligai cinta kasih Ilahi.

Bukalah Hatimu Wahai Para Jomblo

Tuhan menganugerahi kita wajah, tapi kita harus memberinya ekspresi. Buka hatimu, maka ia akan menemukan caranya sendiri.

Banyak orang bilang, cinta begitu sulit di tebak. Ia bagaikan burung yang menari-nari di sekeliling kta, mengepakkan sayapnya yang penuh warna, memikat dan menarik hati kita untuk menangkapnya.

Saat kita begitu menginginkan cinta dalam genggaman, ia terbang menjauh. Namun saat kita tidak mengharapkan, cinta hadir tanpa di undang. Kita pun tidak bisa memaksakan cinta sekehendak hati kita. Memang, cinta adalah fenomena hati yang sulit dimengerti.

Sebenarnya kita tidak perlu memeras otak terlalu keras untuk mengerti cinta, bahkan semakin keras kita memikirkan cinta, maka semakin lelah pula kita.

Cinta adalah untuk dirasakan, bukan dipikirkan. Yakinlah bahwa cinta yang kita inginkan akan datang pada saat yang tepat. Namun bukan hanya kita duduk diam menanti cinta.

Sebarkanlah cinta, pada keluarga, sahabat-sahabat kita, dan sesama. Dengan memberikan cinta maka kita telah mengundang cinta untuk datang. Kita hanya perlu membuka hati. Biarkan kecantikan hati kita memancar, mempesona cinta-cinta yang terbang di sekeliling kita untuk akhirnya hinggap dan bersemayam di hati kita selamanya.

Open your heart, then it will find its own way....

Find Your Love in Every Job

Bila Anda tak mencintai pekerjaan Anda, maka cintailah orang-orang yng bekerja disana. Rasakan kegembraan dari pertemuan itu. Dan, pekerjaan pun jadi menggembirakan.

Bila Anda tak mencintai rekan-rekan kerja Anda, maka cintailah suasana dan gedung kantor Anda.
Ini mendorong Anda untuk bergairah berangkat kerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi.

Bila toh Anda juga tidak bisa melakukannya, cintai setiap pengalaman pulang pergi dari dan ketempat kerja Anda.Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenangkan juga.

Namun, bila Anda tak menemukan kesenangan disana, maka cintai apapun yang bisa Anda cintai dari kerja Anda. Misalnya : Tanaman penghias meja, cicak di atas dinding, atau gumpalan awan dari balik jendela.

Apa saja. Bila Anda tak menemukan yang bisa Anda cintai dari pekerjaan Anda, maka Anda ada disitu ? Tak ada alasan bagi Anda untuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah apa yang Anda cintai, lalu bekerjalah disana.

Hidup hanya sekali. Tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus.

Kata Bijak Hari Ini.
Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa (Soekarno).

Lihatlah Kebaikan Orang Lain

Anjuran ini sama sekali tidak bermaksud agar Anda selalu menyenangkan orang lain, karena sebenarmya Anda takkan mampu melakukan hal itu.

Namun agar hidup Anda lebih efektif, produktif, dan lebih ringan.

Bila semua orang senang mencari-cari sisi buruk orang lain, maka dunia akan penuh dengan kebingungan. Anda akan berhadapan dengan puluhan nasehat, ratusan saran, bahkan ribuan caci maki.

Hal ini berlaku pula pada diri Anda.

Selalu melihat keburukan orang lain, membuat hidup Anda menjadi kusam.

Sedangkan dengan melihat kebaikan orang lain, hidup menjadi menyenangkan.

Anda akan mempunyai lebih banyak waktu untuk menikmatinya

Kulit jeruk terasa pahit. Sedangkan isi jeruk terasa manis menyegarkan.

Bukankah kita belajar dari alam ?

Kita mengupas dan menyingkirkan kulit jeruk yang pahit untuk mereguk kesegaran buah jeruk. Kita tak menyukai keburukan maka singkirkan.

kita mencari kebaikan maka carilah.

Dan temukan itu pada setiap orang yang hadir dalam hidup Anda.

Kata Bijak Hari Ini Wanita sangat kuat apabila Ia bersenjatakan kelemahannya

Kearifan Emas Bagi Kehidupan

Seorang pemuda mendatangi seorang Guru dan bertanya, " Guru, saya tak mengerti mengapa orang seperti Anda mesti berpakaian apa adanya, amat sangat sederhana. Bukankah di masa seperti ini berpakaian sebaik-baiknya amat perlu, bukan hanya untuk penampilan melainkan juga untuk banyak tujuan lain."

Sang Sufi hanya tersenyum. Ia lalu melepaskan cincin dari salah satu jarinya, lalu berkata "sobat muda, akan kujawab pertanyaanmu, tetapi lakukan satu hal untukku. Ambillah cincin ini dan bawalah ke pasar di seberang sana. Bisakah kamu menjualnya seharga satu keping emas ?"

Melihat cincin sang Guru yang kotor, pemuda itu merasa ragu, "Satu keping emas ? Saya tidak yakin cincin ini bisa dijual seharga itu."

"Cobalah dulu, sobat muda. Siapa tahu kamu berhasil."

Pemuda itu pun bergegas ka pasar. Ia menawarkan cincin itu kepada pedagang kain, pedagang sayur, penjual daging dan ikan, serta kepada yang lainnya. Ternyata , tak seorangpun berani membeli seharga satu keping emas. Mereka hanya menawarnya hanya satu keping perak. Ia kembali ke pondok dan melapor, " Guru, tak seorang pun berani menawar lebih dari satu keping perak."

Sang Sufi, sambil tetap tersenyum arif, berkata, "Sekarang kamu pergi ke toko emas di belakang jalan ini. Coba perlihatkan kepada pemilik toko atau tukang emas di sana. Jangan buka harga, dengarkan saja bagaimana Ia memberikan penilaian,"

Pemuda itu pun pergi ke toko emas yang dimaksud. Ia kembali ke guru dengan raut wajah yang lain.Ia melapor , "Guru, ternyata para pedagang di pasar tidak tahu nilai sesungguhnya dari cincin ini. Pedagang emas menawarnya dengan harga seribu keping emas.

Rupanya nilai cincin ini seribu kali lebih tinggi dari pada yang ditawar oleh para pedagang di pasar."

Guru tersenyum simpul sambil berujar lirih, "Itulah jawaban atas pertanyaanmu tadi wahai sobat muda. Seseorang tak bisa dinilai dari pakaiannya. Hanya "para pedagang sayur, ikan, dan daging di pasar" yang menilai demikian. Namun, tidak lagi "pedagang emas".

"Emas, dan permata yang ada dalam diri seseorang, hanya bisa dilihat dan dinilai jika kita hanya mampu melihat ke dedalaman jiwa.

Diperlukan kearifan untuk menjenguknya. Dan itu butuh proses, wahai sobat mudaku. Kita tidak bisa menilainya hanya dengan tutur kata dan sikap yang kita dengar dan lihat sekilas. Seringkali yang disangka emas ternyata loyang dan yang kita lihat sebagai loyang ternyata emas."

Kata Bijak Hari Ini
Anda tidak akan mengendalikan perbuatan orang lain, tetapi Anda dapat mengendalikan reaksi mental Anda terhadap perbuatan mereka itu dan itulah yang terpenting bagi anda."

Menemukan Apa Yang Paling Penti

Setelah mengikuti pelatihan kepemimpinan mengenai apa yang paling penting, seorang eksekutif mengirimkan surat ke kantor Covey di Amerika Serikat. Isinya cukup menggugah, karena itu saya ingin menuliskan kutipannya untuk Anda semua.

"Saya mengikuti pelatihan Anda setahun lalu. Sebelumnya saya tak sadar bahwa apa yang saya lakukan tiap hari haruslah didasarkan pada nilai-nilai saya.

Selesai pelatihan saya mulai menyelami nilai-nilai saya dan mencari apa yang terpenting bagi saya. Dalam proses kontemplasi tersebut saya menemukan bahwa yang terpenting adalah anak lelaki saya yang berusia 8 tahun.

Saya sadar belum melakukan apa-apa untuknya. Karena itu, sejak tahun lalu saya putuskan untuk mencurahkan perhatian untuknya.

Eksekutif ini kemudian menceritakan beberapa kejadian menyenangkan yang Ia alami bersama anaknya. Di halaman ketiga suratnya suratnya Ia mengatakan, "Minggu lalu, anak saya itu meninggal dunia karena kecelakaan lalulintas.

Saya sangat sedih karena kehilangan anak yang tercinta. Tapi saya sama sekali tak merasa bersalah. Untuk pertama kalinya saya merasakan suatu ketenangan batin yang dalam. Terimakasih. Anda telah merubah hidup saya."

Langkah terpenting dalam hidup adalah menemukan apa yang paling penting. Banyak orang yang terlalu sibuk, sampai lupa merenungkan apa yang sebenarnya mereka cari. Mereka melakukan sesuau yang tak jelas tujuannya.

Mereka melakukan begitu banyak hal yang tak penting dan mengorbankan hal-hal yang penting. Hidup memang penuh kesenangan yang menipu.

Karena itu, sebelum berhasil menemukan yang terpenting, Anda akan menganggap semua hal penting. Akibatnay, tak pernah cukup waktu untuk melakukan semuanya.

Orang yang melakukan hal terpenting dalam hidupnya senantiasa merumuskan tujuan dari apapun yang dilakukannya. Lebih dari itu, Anda perlu menuliskan tujuan tersebut dengan jelas.

Ini penting, karena banyak hal dapat mengganggu dan membelokkan Anda dari tujuan semula.

Ini salah satu contohnya. Sebagai orang tua Anda mengatakan bahwa semua tindakan Anda adalah demi kebahagiaan sang anak.

Karena, tujuan tersebut tak pernah dituliskan secara jelas, akhirnya yang Anda lakukan bukan untuk kebahagiaan mereka, tapi untuk kebahagiaan Anda sendiri.

Ada anak yang berbakat melukis dan ingin menjadi pelukis kenamaan, tapi ayahnya menginginkannya jadi insinyur. "Menjadi pelukis tak bergengsi dan tak menjamin hidupnya kelak," kata ayahnya.

Anak ini berhasil lulus, tapi tak berminat belajar dan bekerja dibidang itu. Tanpa disadari sang ayah sudah bergeser dari tujuan semula.

Bahkan untuk berlibur pun kita erlu menuliskan tujuan kita. Mungkin Anda berkomentar "Kok repot-repot amat sih, bukankah kita ingin santai." Anda keliru ! merumuskan tujuan yang jelas justru akan memudahkan Anda menciptakan liburan yang menyenangkan.

Seorang kawan suatu ketika berlibur ke Yogyakarta. Kebetulan Ia pernah kuliah di Sana. Sampai di Yogya Ia kemudian menghubungi teman-teman lamanya sehingga Ia disibukkan oleh acara "reunian," sementara istri dan anak-anaknya dibiarkan tinggal di hotel.

Akhirnya liburan justru menciptakan kesenjangan komunikasi dalam keluarga.

Seorang kawan lain pernah pula mengalami liburan yang tak menyenangkan, karena tergoda oleh "efesiensi." Dengan alasan penghematan, Ia tak tinggal di hotel berbintang, walaupun sebenarnya anggarannya cukup memadai.

Kepada keluarganya cukup memadai, "Buat apa membayar hotel mahal-mahal, paling-paling hanya buat tidur." Suasana liburan menjadi kurang menyenagkan.

Tujuan liburan untuk relaksasi dan menciptakan hubungan yang harmonis dalam keluarga semakin jauh dari kenyataan.

Godaan-godan semacam itu akan senantiasa Anda alami dalam hidup. Karena itu tanpa tujuan yang dirumuskan secara jelas sangat mudah kita berbelok dan malah menjauhi tujuan semula.

Untuk dapat sukses dalam hidup Anda harus menemukan apa yang paling penting. Saya ingin mengajak Anda membayangkan suatu hari yang pasti akan Anda lalui.

Di hari itu Anda melihat Anda sendiri sedang terbaring diruangan yang dipenuhi kerabat dan handai tolan. Ini adalah hari pemakaman Anda. Mereka semua memenuhi rumah Anda untuk mengekspresikan penghargaannya kepada Anda.

Masing-masing orang membawa kenangan tersendiri kepada Anda mengenai Anda. Itu tergambar dari wajah mereka masing-masing. Sebelum wajah Anda dikuburkan beberapa dari mereka diminta menyampaikan "pidato singkat" mengenai Anda.

Cobalah Anda renungkan dalam-dalam. Apa yang Anda inginkan agar masing-masing pembicara itu berbicara mengenai Anda ? Orang tua macam apakah Anda ? Anak seperti apakah Anda ? Saudara macam apa Anda ? Saudara macam apa Anda ? Tetangga macam apakah Anda ?

Coba renungkan skenario di atas dalam-dalam. Setelah itu rumuskan dan tuliskan apa yang dapat Anda lakukan agar mereka semua memiliki kesan yang mendalam terhadap hidup Anda. Itulah tujuan Anda.

Dengan demikian Anda akan paham apa yang penting dan apa yang tidak pentng dalam hidup ini.

Kata Bijak Hari Ini
Mengajarkan berhitung pada anak tidaklah sepenting mengajarkan apa yang mestinya mereka hitung.

Menuju Keindahan dan Kebahagian, Stop Comparing !

Konten ini bercerita tentang tokoh asal Timur Tengah, Nasruddin.
Suatu hari, Nasruddin mencari sesuatu di halaman rumahnya yang penuh dengan pasir. Ternyata dia mencari jarum.

Tengganya yang merasa kasihan, ikut membantunya mencari jarum tersebut. Tetapi selama sejam mereka mencarijarum itu tak ketemu juga.

Tetangganya bertanya, "Jarumnya jatuh dimana ?"
"Jarumnya jatuh di dalam," jawab nasruddin.
"Kalau jarum jatuh di dalam mengapa mencarinya di luar ?" tanya tetangganya.
Dengan ekspresi tanpa dosa, Nasruddin menjawab, "Karena di dalam gelap, diluar terang."
Begitulah perjalanan kita mencari kebahagiaan dan keindahan.

Sering kali kita mencarinya di luar dan kita tidak mendapat apa-apa. Sedangkan daerah terlengkap dalam mencari kebahagian dan keindahan, sebenarnya daerah-daerah dalam diri.

Justru letak sumur kebahagiaan yang tak pernah kering, berada di dalam. Tak perlu juga mencarinya jauh-jauh, karena sumur itu berada di dalam semua orang.

Sayangnya karena faktor peradaban, keserakahan dan faktor lainnya, banyak orang mencari sumur itu di luar. Ada orang yang mencari bentuk kebahagiaannya dalam kehalusan kulit, jabatan, baju mahal, mobil bagus atau rumah indah.

Tetapi kenyataanya, setiap pencarian di luar tersebut akan berujung pada bukan apa-apa. Karena semua itu tidak akan berlangsung lama. kulit misalnya, akan keriput karena akan termakan usia, mobill mewah akan berganti dengan modell terbaru, jabatan juga akan hilang karena pensiun.

"Setiap perjalanan mencari kebahagiaan dan keindahan di luar, akan selalu berujung pada bukan apa-apa, leads you nowhere. Setiap kekecewaan hidup yang jauh dari keindahan dan kebahagiaan, berangkat dari mencarinya di luar".

Untuk mencapai tingkatan kehidupan yang penuh keindahan dan kebahagiaan seseorang harus melalui lima buah pintu menuju ke tempat tersebut.

Pintu pertama adalah stop comparing, start flowing.
"Stop membandingkan dengan yang lain. Seorang ayah atau ibu belajar untuk tidak membandingkan anak dengan yang lain. Karena setiap pembandingan akan membuat anak-anak mencari kebahagiaan di luar".

Setiap penderitaan hidup manusia, setiap bentuk ketidakindahan, dimulai dari membandingkan. Olehnya itu saya mengajak pembaca ke sebuah titik, mengalir (flowing) menuju kehidupan yang paling indah di dunia, yaitu menjadi diri sendiri.

Apa yang disebut flowing ini sesungguhnya sederhana saja. Kita akan menemukan yang terbaik dari diri kita, ketika kita mulai belajar menerimanya.

Sehingga kepercayaan diri juga dapat muncul. Kepercayaan diri ini berkaitan dengan keyakinan-keyakinan yang kita bangun dari dalam. "Tidak ada kehidupan yang paling indah dengan menjadi diri sendiri. Itulah keindahan yang sebenar-benarnya !"

Pintu kedua menuju keindahan dan kebahagiaan adalah memberi.
Sebab utama kita berada di bumi ini, kata orang pintar adalah memberi. "Kalau masih ragu dengan kegiatan memberi, artinya kita harus memberi lebih banyak, Saya melihat ada tiga tangga emas kehidupan.

I intend good, I do good and Iam good. Saya berniat baik, Saya melakukan hal yang baik, kemudian saya menjadi orang baik.

Yang baik-baik itu bisa kita lakukan, bila kita konsentrasi pada hal memberi," Memberi tidak harus selalu dalam bentuk materi. Pemberian dapat berbentuk senyum, pelukan, perhatian, dan setiap manusia yang sudah rajin memberi, dia akan memasuki wilyah beauty and happiness.

"Saya sering bertemu dengan orang yang kaya. Ada yang suka memberi, ada yang pelit. Saya melihat orang yang tidak suka memberi muka orang itu keringnya minta ampun.

Orang yang mukanya kering ini bertanya pada saya, apa rahasia kehidupan yang paling pentig yang bisa saya bagin ke dia. Saya bilang sleep well, eat well," artinya memang, untuk ongkos menjadi bahagia tidak mahal. Hanya saja orang sering kali memperumit hal yang sudah rumit.

Kalau kita sederhanakan, sleep well, eat well akan jadi mudah jika diikuti dengan kegiatan memberi. "Tak perlu khawatir, setiap pemberian itu ada yang mencatat.

Jika atasan Anda tidak mencatat pemberian Anda, Ada 'Atasan Tertinggi' yang mencatatnya. Mirip dengan petani, orang-orang yang suka memberi akan memanen hasil-hasil yang diharapkan".

Cahaya yang di dalam pintu ketiga untuk menuju keindahan dan kebahagiaan adalah berawal dari semakin gelap hidup Anda, semakin terang cahaya Anda di dalam.

Perhatikanlah bintang di malam hari tampak bercahaya, jika langitnya gelap. Sedangkan, lilin di sebuah ruangan akan bercahaya bagus, jika ruangannya gelap.

Artinya, semakin Anda berhadapan dengan masalah dan cobaan dalam hidup, semkin bercahaya Anda dari dalam. "Jika Anda punya suami yang keras dan marah-marah, jangan lupa mengucapkan terimakasih pada tuhan.

Karena suami yang keras dan marah-marah, Anda punya istri yang cerewetnya minta ampun. Ucapkan terimakasih pada tuhan, karena orang cerewet adalah guru kehidupan terbaik.

Paling tidak dari orang cerewet kita belajar tentang kesabaran. Jika Anda punya atasan di kantornya minta ampun, itu sengaja ada yang kirim. Agar Anda belajar tentang kebijaksanaan."

Orang yang pada akhirnya menemukan keindahan dan kebahagiaan, biasanya telah lulus dari universitas kesulitan. Semakin bayak kesulitan hidup yang kita hadapi, semakin diri kita bercahaya dari dalam.

Semuanya dikirim sebagai pembimbing kehidupan dari sebuah tempat yang tidak terbayangkan. "Tidak hanya orang cantik saja yang berguna, orang jelek juga berguna.

Gunanya adalah karena orang jelek, orang cantik terlihat jadi tambah cantik. Jadi semua ada gunanya, untuk menghidupkan cahaya-cahaya beauty and happiness."

Pintu keempat adalah surga yang bukanlah sebuah tempat, melainkan adalah rangkaian sikap. "Bila Anda melihat hidup dengan penuh kesusahan dan godaan, maka neraka tidak ketemu setelah mati.

Neraka sudah ketemu sekarang". Sedangkan Anda akan bertemu surga, jika hasil dari rangkaian sikap Anda benar.

Sikap ini dimulai dari berhenti mengkhawatirkan segala sesuatunya, dan coba yakinkan diri bahwa everything will be allright.

Pintu kelima menuju keindahan dan kebahagiaan yakni tahu diri kita dan kita tahu kehidupan.

Ada cerita tentang kumpulan binatang yang hendak bikin sekolah karena mereka tidak mau kalah dengan manusia. Semua binatang mengikuti kursus berlari, berenang dan terbang.

Tetapi 11 tahun kemudian, binatang-binatang tersebut merasa lelah sekali. Burung tetap hanya bisa terbang, ikan tetap hanya bisa berenang, dan srigala hanya tetap bisa berlari. Ikan mesti tahu diri hanya bisa berenang, burung mesti tahu diri hanya bisa terbang, sedangkan serigala harus tahu diri hanya bisa berlari.

Sehingga, seperti hewan-hewan tersebut, manusia-manusia yang tidak tahu diri adalah manusia yang tidak pernah ketemu keindahan dan kebahagiaan.

Kata Bijak Hari Ini.
Sumur kehidupan yang tidak pernah kering berada di dalam. Sumur ini hanya kita temukan dan kita timba airnya kalau kita bisa mengetahui diri kita sendiri," Seandainya diri sendiri telah ditemukan, maka artinya kita kemudian mengetahui kehidupan.

Manusia bisa bahagia bila...

Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata. Untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti. Manusia bisa bahagia bila Ia mau membuka mata hati.

Untuk menyadari, betapa Ia dicintai. Manusia bisa bahagia, bila Ia mau membuka diri. Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.

Manusia tidak bahagia kalau tidak mau membuka hati, berusaha meraih yang tidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerimah dan mensyukuri yang ada.

Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa Ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah.

Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati.

Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu di nomorsatukan.

Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan nomor satu dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.

Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri. Jikalau berharap dari orang lain, maka bersiaplah untuk ditinggalkan, bersiaplah untuk dikhianati.

Kita akan bahagia bila kita bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri kita sendiri, mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain.

Percayalah kepada tuhan, dan bersyuurlah kepadanya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati.

Ia akan memberi kita disaat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari. Berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang.

Malaikat Pelindung

Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka, ia bertanya kepada Tuhan. "Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. Siapakah nanti yang akan melindungiku disana ?

Tuhanpun menjawab. "Diantara semua malaikatku, aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu." Si kecil bertanya lagi, "Tapi. disini, di surga ini. aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup dan membuatku bahagia.

Tuhanpun menjawab, tak apa, malaikatmu itu, akan selalu menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari.

Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia." Namun si kecil bertanya lagi, "Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka jika aku tak tahu bahasa mereka pakai ?

Tuhan menjawab, Malaikatmu itu kan membisikanmu kata-kata yang indah, dia akan selalu sabar ada disampingmu, dan dengan kasihnya, dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia, "Si kecil bertanya lagi, "Lalu, bagaimana jika aku ingin berbicara padamu, ya Tuhanku ?

Tuhanpun kembali menjawab, "Malikatmu itu, akan membimbingmu. Dia kan menengadahkan tangannya bersamamu, dan mengajarkanmu untuk berdoa." Lagi-lagi, si kecil menyelidik, "Namun aku mendengar, disana, ada banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku ?

Tuhan menjawab, " Tenang, Malaikatmu akan terus melindingimu, walaupun nyawa menjadi taruhannya. Dia, sering akan melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatannmu." Namun, Sikecil ini malah sedih, "Ya Tuhan, tentu akun akan sedih jika tak melihatmu lagi.

Tuhan menjawab lagi, " Malaikatmu, akan selalu mengajarkanmu keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat kepada-Ku. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu, Aku akan selalu ada disisimu."

Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun, suara-suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup. "Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku..."

Tuhanpun kembali menjawab. "Nama malaikatmu tak begitu penting. Kamu akan memanggilnya dengan sebutan: Ibu..."

Gagal... siapa takut ?

Apakah Anda takut gagal ? Sedemikian takutnya sampai Anda tidak berusaha untuk mencoba? Coba Anda fikirkan kembali, hal tersebut benar-benar tidak masuk akal.

Dengan tidak mencoba barang sekalipun, sebenarnya Anda sudah gagal. Jadi rasa takut gagal adalah penyebab kegagalan yang pasti.

Apakah Anda merasa takut ? Coba perhatikan rasa takut Anda. Perhatikan pesan yang berusaha disampaikannya. Rasa takut membuat Anda lebih waspada. Rasa takut memberi energi ekstra.

Rasa takut membuat Anda mampu mengatasi tantangan tersulit. Tidak ada yang mampu mendorong sumber daya dalam diri Anda lebih dari rasa takut.

Rasa takut sebenarnya ada untuk mendorong Anda maju, bukan untuk menahan Anda. Biarkan rasa takut mengajarkan Anda. Biarkan rasa takut mempersiapkan Anda. Tetapi jangan buat rasa takut menghentikan Anda.

Saat rasa takut menahan Anda, coba perhatikan baik-baik apa yang menyebabkan rasa takut dan Anda akan menemukan alasan untuk bergerak maju.

Kegagalan paling abadi adalah kegagalan untuk mulai bertindak. Bila Anda sudah mencoba dan ternyata gagal, Anda memperoleh sesuatu yang bisa dipelajari dan mungkin dicoba kembali. Anda tidak akan pernah gagal bila Anda terus berusaha.

Kata bijak untuk kita :
Saat salah satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain terbuka. Hanya sering kali kita terpaku begitu lama pada pintu yang tertutup sehingga tak melihat yang telah terbuka untuk kita. (Helen Keller)
Sumber :
Muzaki, A. 2004. Motivasi Net. Private Library
Dan lain-lain.
Ulfan R. Ake
Ulfan R. AkeFacebook : fb.com/ulfanblogger

2 komentar untuk "Kumpulan Motivasi Kehidupan"

  1. Wah, keren sekali kata-katanya, jadi makin semangat dalam menjalani hidup

    BalasHapus

Berlangganan via Email